“Hari ini semua orang mengharapkan hidup yang terbaik, tapi lupa mengharapkan meninggal dalam kondisi terbaik. Nah, ini saya lakukan demi sebuah pengingat bahwa ketika dipanggil Ilahi hanya satu bekal kita yakni amal yang kita lakukan di dunia. Mari persiapkan, karena kekayaan sejati seseorang adalah kebaikan yang dilakukannya di dunia ini, dan Setiap tindakan kebaikan adalah amal,”tegasnya.
Menurutnya pada Jumling kali ini ada yang berbeda pasalnya, Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) Sukabumi turun hadir. Pengurus PPIR terlibat dan ikut langsung kegiatan Jumling. Bahkan dalam penyataanya setelah mengikuti kegiatan ini Para anggota PPIR merasa terharu saat melihat puluhan anak yatim disantuni.
“Ya betul PPIR ada dan terlibat langsung, mereka merasa terharu dan sedih ketika anak anak yatim disantuni, semoga kegiatan ini tetap konsisten.
Diketahui, Saat ini Kabupaten Sukabumi memiliki Visi religius, maju, dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin. Visi tersebut didukung empat misi untuk memajukan Kabupaten Sukabumi. Misi pertama ialah membangun sumber daya manusia yang beriman, berbudaya dan berdaya saing.
Untuk menunjang hal tersebut, Balad Ade Dasep Siap Turun (Baldatun Center) ikut membantu membumikan visi yang digagas oleh Bupati dua priode Marwan Hamami dan Iyos Soemantri. Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin mengatakan, apa yang dicita-citakan oleh pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini, tentunya adalah cita-cita bersama termasuk baldatun center guna menyongsong Indonesia Emas 2045. (*/adv)






