Ade Dasep : Istiqomah bershodaqoh saat Sulit Itu Perbuatan berat

MENYANTUNI : Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin saat melaksanakan Jumat keliling (Jumling) santunan 50 anak yatim dan Wakaf Alquran di Mesjid Jami Al-Barokah Kampung Cibatu RT (003/009) Desa Sampora Kecamatan Cikidang Jumat, (12/11/2021).

SUKABUMI — Berinfaq atau bershodaqoh saat rezeki sedang seret dan sempit mungkin akan terasa lebih berat. Dermawan saat dompet tebal mungkin agak ringan. Tetapi dermawan saat dompet tipis, Jauh lebih berat. Hanya orang-orang yang mendapatkan taufiq dari Allah yang sanggup menjalankan amal yang paling berat ini. Karena bershodaqoh yang istiqomah adalah hal yang terberat di dunia.

Hal itulah yang dikatakan Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin usai melaksanakan Jumat keliling (Jumling) santunan 50 anak yatim dan Wakaf Alquran di Mesjid Jami Al-Barokah Kampung Cibatu RT (003/009) Desa Sampora Kecamatan Cikidang Jumat, (12/11/2021).

Bacaan Lainnya

“Infaq Shadaqah yang istiqomah adalah hal terberat didunia, apalagi disaat ekonomi sulit, tetapi atas dasar kenyakinan saya jalankan secara konsisten program Jumat Wakaf dan Jumat santunan anak yatim ini, atas dasar kenyakinan hingga saat ini masih berjalan hingga ke masjid 64 dan Desa ke 46, “jelas orang yang diketahui sebagai Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya orang yang diketahui sebagai Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi yakin banyak orang lain dan sejawat di DPRD banyak yang mampu jauh dari padanya, namun karena mungkin belum mendapatkan hidayah dan niat mereka belum tersentuh hatinya.

“Niatan saya ‘ngantor’ ke masyarakat setiap Jumat ini adalah untuk memenuhi janji politik saya, selain itu juga saya ingin memotivasi teman sejawat di DPRD dan masyarakat untuk membuat program nyata ke masyarakat, karena saya yakin mereka mampu dan bahkan kemampuannya jauh dari pada saya, “jelasnya.

Diketahui, hingga kini dirinya bersama Baldatun sidikitnya sudah ada 3.410 Alquran yang diwakafkan, di 58 Desa dan Satu kelurahan. Dan itu dijalankan sejak dirinya dilantik sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Priode 2019-2024.

“Program ini hampir tuntas, karena sudah 46 Desa yang saya datangi. Tinggal beberapa desa lagi yang tersisa, meski berat tapi nyatanya atas izin Allah program ini hampir Tuntas, “tegas orang yang diketahui sebagai Ketua KOMWIL PPS-SMI.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kenapa dirinya melakukan dan menjalankan ini, semata bentuk kecintaanya ke Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan menjalankan visi dan misi program yang dari segi sisi religiusnya. Selain itu juga, program ini sangat sejalan dengan apa yang menjadi janji dirinya dulu saat mencalonkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *