Ade Dasep Ajak Umat Muslim Isi PPKM Darurat dengan Perbanyak Baca Alquran

  • Whatsapp
Ade Dasep
MEWAKAFKAN ALQURAN : Pendiri Sekaligus Penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin saat wakaf Alquran di Masjid Attawakal di Desa Parakanlima Kecamatan Cikembar Jumat (14/02/2021) beberapa waktu lalu.

SUKABUMI — Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra Ade Dasep Zaenal Abidin mengajak kepada umat muslim dalam mengisi waktu luang saat PPKM Darurat berlaku untuk memperbanyak baca Alquran. Bukan tanpa alasanya, pasalnya berdasarkan hasil penelitian bahwa dengan membaca Alquran bisa menjadi penangkal obat covid-19.

“Membaca Alquran, bisa membuat fikiran tenang. Karena yang dibutuhkan saat ini adalah ketenangan dan kebersihan fikiran. Banyak orang sakit bisa parah akibat rasa ketakutan yang berlebih, untuk itu saya mengajak umat muslim meluangkan waktu dirumah dengan memperbanyak baca Alquran, selain dapat pahala ditambah juga bisa menenangkan fikiran dari rasa was-was. Ya minimal sehari semalam 100 Ayat itu sudah lebih dari cukup, apalagi dengan dikasi masksud arti ayat per ayat lebih baik lagi, “jelas orang yang juga sebagai Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep dalam pesan singkatnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Dr Ahmed Al-Qadhi di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat menyebutkan,
Pasien Covid-19 disarankan banyak mengaji Alquran untuk meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini terbukti dalam studi ilmiah ‘Efek Terapi Membaca Alquran’

Bahkan didalam penelitian tersebut membuktikan bahwa perubahan fisiologis terjadi pada sistem saraf otak dari sampel pasien yang mendengarkan bacaan Alquran.

Studi ini melakukan 120 eksperimen pada lima relawan dari dua jenis kelamin, kelompok usia yang berbeda, yang non-muslim dan tidak mengerti bahasa Arab.

“Dengan fakta tersebut, jelas dengan membaca Alquran banyak mamfaatnya. Baik bagi orang yang sakit maupun bagi orang sehat akan menambah pikiran tenang dan selalu bersih dalam menyikapi persoalan yang terjadi, “terang orang yang juga sebagai Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut

Sementara itu, dilansir dari situs Research Gate, Dr Ahmed Al-Qadhi membuktikan bahwa mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, baik mereka yang bisa berbahasa Arab maupun tidak, dapat merasakan perubahan psikologis yang sangat besar.

Mereka yang mendengarkan bacaan Alquran mengalami penurunan depresi, penurunan kesedihan, meningkatnya ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit.

“Dalam Artikel tersebut disebutkan, membaca Alquran dengan bersuara bisa menimbulkan vibrasi yang mampu membikin sel-sel yang rusak di tubuh manusia jadi sembuh dan bekerja dengan baik. Kondisi ini tentu memiliki manfaat baik bagi pasien Covid-19, “terangnya.

Lebih lanjut orang yang juga sebagai Koordinator Kordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi mengatakan, hal tersebut tentunya sesuai dengan Surat Al-Isra Ayat 82,
yang berbunyi ‘Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian’.

“Maka sudah seharusnya kita kembali kepada buku panduan kita yakni Alquran, mumpung kita banyak di rumah tidak salahnya untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki bacaan Alquran dengan sebaik-baiknya. Jika itu dilakukan, insya allah kita akan terjaga dari hal-hal penyakit lahir ataupun bathin, semoga kita semua dilindungi Allah, Amin, “tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *