KABUPATEN SUKABUMI

18 Tahun Menderita Katarak, Warga Cibojong Tak Patah Aral Bekerja Keras

×

18 Tahun Menderita Katarak, Warga Cibojong Tak Patah Aral Bekerja Keras

Sebarkan artikel ini
Udin (45) warga Kampung Cibojong, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, saat bekerja keras di pabrik aci dengan kondisi mata tidak melihat.

“Kedua mata saya mengalami penyakit seperti ini, ada sekitar tahun 2001 lalu. Waktu itu, saya mengikat barang-barang di motor menggunakan karet ban, saat hendak dilepas ikatan karet itu, tiba-tiba membentur pada bagian mata sebelah kiri.

Sementara, kalau mata sebelah kanan, rusak penglihatannya saat terbentur waktu mencari kayu bakar,” timpalnya.

Bank bjb Tandamata

Pihaknya mengaku sudah berupaya maksimal untuk menyembuhkan kedua matanya itu. Seperti mengikuti pengobatan gratis yang di selenggarakan oleh satu perusahaan.

“Saya sudah berobat ke RSUD Sekarwamgi Cibadak dan RSUD Palabuhanratu. Namun, hingga saat ini penyakit katarak itu, belum juga sembuh,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Panumbangan, Lalan Jaelani mengatakan, pihaknya mengaku terharu dengan sikap Udin karena mesti kedua matanya tidak bisa melihat, ia selalu semangat menjalin kehidupan tanpa keluh kesah.

“Pak Udin itu, sudah lama mengidap penyakit itu. Saya juga bangga dengan kepribadiannya. Karena dengan kondisi kedua matanya yang tidak bisa melihat, ia tetap bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, tanpa merepotkan orang lain,” katanya.

Pemerintah Desa Panumbanhan sudah berupaya membantu Udin untuk mendapatkan pengobatan gratis untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya itu. Namun sampai saat ini kondisi matanya masih tetap belum bisa melihat.

“Apabila ada bantuan sosial mulai dari pemerintah desa sampai pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, pasti Pak Udin itu selalu kami prioritaskan. Rencananya dalam waktu dekat ini, juga kami akan berupaya membawa kembali Pak Udin untuk berobat,” pungkasnya. (Den)