Namun sampai saat ini persoalan terkait jalan rusak tersebut belum mendapatkan respon yang jelas. “Saya sudah laporkan perihal kondisi jalan rusak ini pada pemerintah. Namun tidak tahu kenapa hingga saat ini aspirasi warga belum mendapatkan respon yang jelas,” katanya.
Selama ini, warga berinisiatif untuk memperbaiki jalan agar bisa dilewati kendaraan roda empat. “Jika panen raya, warga menutup sendiri jalan-jalan berlubang agar truk pengangkut hasil panen bisa lewat.
Kalau dibiarkan gak bakalan bisa lewat,” bebernya. Ia berharap pemerintah punya perhatian khusus untuk melakukan perbaikan jalan, agar tidak ada lagi korban kecelakaan karena menghindari jalan berlubang.
“Jalan yang melintasi empat desa ini, memiliki panjang sekitar 15 kilometer. Namun, kondisi yang rusak parahnya sekitar 13 kilometer. Saya berharap pemerintah dapat segera memperbaiki infrastuktur disini,” pungkasnya.
(cr13/d)





