Uang Palsu Senilai Rp 1 Miliar Beredar dalam Sebulan

  • Whatsapp

RADARSUKABUMI.com – Peredaran uang palsu berhasil diungkap Polres Cimahi. Polisi juga mengamankan uang palsu senilai lebih Rp2 miliar pecahan Rp 100 ribu dalam penangkapan ini.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana menjelaskan bahwa kasus ini, berhasil diungkap saat masyarakat yang menjadi korban uang palsu melapor ke polisi.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat ada yang menjadi korban uang palsu, lalu melapor. Dimana masyarakat tersebut mencurigai, pembeli yang menggunakan uang palsu ,” jelasnya, Senin (12/10).

Dari situ, tim penyidik melakukan penyelidikan dan melakukan pendalaman kepada orang-orang yang diduga melakukan peredaran uang palsu.

“Kronologi nya, bahwa korban tanggal 28 September 2020 sekira jam 23.00 Wib, di Depan ATM BCA Kota Baru Parahyangan Kec. Padalarang Kab. Bandung Barat bertemu korban dan melakukan transaksi jual beli,” jelasnya.

Hasil pengungkapan, diamankan enam orang pelaku yang melakukan transaksi peredaran uang palsu ini.

“Enam pelaku kita amankan, dan peran para pelaku ini berbeda-beda,” paparnya.

Kapolres Cimahi menambahkan, para pelaku yang diamankan yakni Sariyun, Warsito, Mahsun, Pendi, Nuraspto dan Diman.

“Para pelaku ini sindikat dari berbagai daerah, ada yang dari Bekasi, Kuningan, Bogor, Tanggerang dan Indramayu,” jelasnya.

Para pelaku ini, dijerat pasal 36 ayat 1, 2 dan 3 UU RI No. 07 tahun 2011 Tentang Mata Uang dan atau Pasal 244 dan atau 245 jo 55 56 KUH Pidana.

“Ancaman hukuman seumur Hidup dan denda 100.000.000.000,” paparnya.

Hasil pengungkapan berhasil mengamankan 1 (satu) unit mesin cetak besar, sejumlah Uang diduga Palsu pecahan seratus ribu rupiah sebanyak Rp1.006.200.000,.

Selain itu diamankan juga 1 (satu) unit kendaraan bermotor R4 Honda Brio warna kuning, 1 (satu) unit kendaraan bermotor R4 Toyota Inova Reborn warna Hitam.

Satu unit kendaraan bermotor R2 Yamaha Mio warna hitam, 1 (satu) unit kendaraan bermotor R2 Honda Beat. Berbagai kertas bahan pembuat uang palsu dan berbagai tinta pencampur uang.

Selain itu, berbagai Alat Sablon diamankan, 1 (satu) unit Printer Epson, 1 (satu) unit Mesin Cetak, 1 (satu) unit Scanner, 9 (sembilan) kaleng berbagai tinta, 1 (satu) set alat-alat tolkit, 2 (dua) kaleng dinner, 1 (satu) kompan kecil plat cleaner, 6 (enam) rol alat sablon.

Penyidik juga mengamankan 11 (sebelas rim kertas atau bahan dasar uang palsu, 1 (satu) unit Laptop Merk Assus, 4 (empat) buah Flashdisk.

Dua dus kertas jenis sulam bahan pembuat mata uang palsu berlogo tiga dimensi (Angka, gambar Wr Supratman, dan huruf serta garis benang senilai satu miliar rupiah,

Berdasarkan keterangan para tersangka pembuat uang palsu tersebut sudah beredar di masyarakat.

“Mereka ini selama dua tahun sudah beroperasi, dengan jumlah uang palsu yang beredar 1 miliar setiap bulannya. Sehingga perkiraan total Uang palsu yang sudah diproduksi dan beredar sebanyak kurang lebih Rp24.000.000.000,” pungkasnya.

(arf/pojokjabar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *