JAWA BARAT

Semburan Gas Bermunculan di Indramayu Baru Ditemukan 150 Titik

×

Semburan Gas Bermunculan di Indramayu Baru Ditemukan 150 Titik

Sebarkan artikel ini

Ia berharap kejadian tersebut tak terulang. Pihak desa juga tengah menunggu hasil pemetaan mikrozonasi yang dilakukan Pusat Survei Geologi Badan Geologi (PSG BG) KESDM.

Tujuannya untuk mengetahui tingkat kerawanan terhadap bencana gempa atau guncangan tanah di wilayah tersebut. “Ya kalau memang ini daerah rawan, semoga ada bantuan dari pemerintah tentang pembangunan hunian tahan gempa,” kata Khasanudin.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, munculnya ratusan titik semburan gas tersebut membuat Pusat Survei Geologi Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (PSG BG KESDM) turun tangan. Mereka memetakan mikrozonasi di wilayah tersebut.

Pemetaan mikrozonasi bertujuan untuk melihat potensi bencana wilayah tersebut terhadap guncangan tanah akibat gempa bumi atau guncangan lainnya. Kepala Subbidang Pemetaan Tematik PSG BG KESDM Isnu Hajar Sulistiyawan mengatakan dua desa berada di Kecamatan Tukdana yang diteliti merupakan wilayah relatif rawan bencana sekaligus lokasi semburan gas.

“Memang lokasi rawan bencana. Hampir di wilayah Jawa ini memang rawan bencana. Tapi, belum tentu juga di sini memiliki tingkat kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah lainnya. Untuk itu kita melakukan pemetaan mikrozonasi untuk mengetahui tingkat potensinya,” terang Isnu.

Ia mengatakan pemetaan mikrozonasi dilakukan pada wilayah 5 x 5 kilometer di Kecamatan Tukdana. Pihaknya mengaku telah mengantongi data pemetaan yang sudah dilakukan sekitar satu bulan itu.