Warga hanya bisa merekam kejadian dengan ponsel tanpa berani menghalangi aksi pelaku. Mereka melihat pelaku mengacak-acak rumah korban dan mengambil sejumlah berkas sebelum pergi.
Kodim menegaskan kembali bahwa kedua pelaku bukan anggota TNI. Kasus ini sepenuhnya ditangani kepolisian, sementara masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi resmi.(**)






