Ia menyampaikan Pemkab Garut tidak hanya memberikan jaminan kebutuhan pangan, tapi juga mempersiapkan anggaran untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa. Sebelum direalisasikan bantuan itu, kata dia, jajarannya melakukan verifikasi terlebih dahulu tingkat kerusakan rumah warga untuk menentukan besaran nilai bantuannya, sehingga bantuan tepat sasaran.
“Harus teliti, jangan sampai yang enggak kena gempa, tiba-tiba masuk, makanya kita lakukan verifikasi di lapangan, satu per satu kita lakukan verifikasi,” kata Helmi.
Laporan terakhir jumlah kerusakan rumah warga di Kecamatan Samarang sebanyak 182 unit rumah dan di Kecamatan Pasirwangi sebanyak 450 unit rumah dengan tingkat kerusakan lebih banyak rusak ringan.
Sebelumnya, gempa berkekuatan Magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Garut dan menyebabkan kerusakan rumah warga di Kecamatan Pasirwangi dan Samarang, Rabu (1/2) malam.(*)






