Perihal permintaan Kajati Jabar diganti, Ari menilai hal itu terlalu berlebihan. “Wajar jika Kajati Jabar menggunakan bahasa ibu, apalagi Jaksa Agung juga berasal dari Jabar,” jelasnya.
Ari yang juga menjabat kepala Badan Kebudayaan Nasional DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, meminta Ketua Umum Megawati, untuk mempertimbangkan kader yang kualitasnya seperti Arteria Dahlan.
“Saya meminta Ketum PDIP agar mengambil tindakan tegas, bahkan melakukan seleksi kepada kader yang tidak paham konsep kebangsaan untuk menjadi anggota legislatif atau jabatan politis lainnya,” pungkas Ari. (rif/pojoksatu)






