Lima Hari, 20.000 Pelajar di Kota Depok Divaksin

  • Whatsapp
Pelajar-di-Kota-Depok-Divaksin
Salah satu pelajar tengah diberikan vaksinasi di Kecamatan Cilodong

DEPOK – Percepatan vaksinasi yang dialamatkan kepada pelajar kembali digeber Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. Selama lima hari atau sedari Senin (6/9) hingga Jumat (10/9), sedikitnya 20.000 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Depok jadi sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, Gebyar Vaksinasi untuk pelajar akan berlangsung selama lima hari berturut-turut, yang dilaksanakan di sejumlah sekolah. Seperti SMPN 3 Depok yang berlokasi di Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.

Bacaan Lainnya

“Hari pertama dan kedua itu lokasinya di SMPN 3 Depok, dilanjutkan lagi di hari berikutnya SMPN 8 Depok, kemudian SMPN 11 Depok, SMPN 25 Depok, dan SMP Al-Muhajirin,” ujarnya kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Minggu (05/09/2021).

Dia menambahkan, pelaksanaan lokasi pertama dikhususkan juga bagi pelajar SMPN 3 Terbuka, SMPN 33, SMPN 22, serta sebagian dari SMPN 4 Kota Depok. Target di setiap harinya bervariasi, mulai dari 4.000 sampai 5.000 pelajar.

“Secara keseluruhan selama seminggu pelaksanaan gebyar vaksinasi, kami menargetkan 20 ribu pelajar untuk diberikan herd immunity. Sehingga harapannya bisa mencapai 70 persen vaksinasi pelajar,” bebernya.

Thamrin menyebut, kegiatan ini bersinergi dengan Rumah Sakit (RS) Brimob, Dinas Sosial Kota Depok (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, serta seluruh jajaran yang terlibat. Agar pelaksanaan gebyar vaksinasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Semoga September ini bisa selesai untuk pelajar SMP divakin. Saat ini, sudah 30 persen dari 58.900 total pelajar SMP yang sudah mendapatkan vaksinasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kota Depok, Umi Zakiati mengungkapkan, pendaftaran vaksinasi untuk pelajar dilakukan melalui sekolah masing-masing. Sementara, pengelolaannya digelar Disdik dan pihak sekolah.

“Para pelajar bisa mendaftarkan diri ke sekolahnya masing-masing untuk mendapatkan vaksinasi Covid agar terbentuk kekebalan komunal,” tandasnya.

(RD/daf/pojokjabar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *