BOGOR, RADARSUKABUMI.com – Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, saat ini sudah ada dua petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor yang menjalani rapid test dan dinyatakan positif corona. Namun, hasil rapid test tersebut tidak berarti seseorang 100 persen terinfeksi Covid-19.
“Ada satu lagi yang sudah dilakukan swab test dan hasilnya belum keluar. Sambil menunggu hasil laboratorium mereka sudah diisolasi 14 hari. Satu lagi atas inisiatif sendiri mau swab test di Jakarta,” kata Syarifah dalam keterangan tetulisnya, Kamis (23/4/2020).
Bila hasilnya positif, kata Syarifah, maka Tim satgas akan segera melakuka tracing atau penditeksian pada mereka yang kontak dengan petugas itu. “Termasuk napi yang pernah kontak dengan petugas lapas itu akan kita periksa,” katanya.
Hingga Kamis (23/4/2020) pukul 19.00 WIB, Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah kasus positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 63 orang.
“Keseluruhan, ada 95 kasus positif COVICovid-19, sembilan di antaranya sudah sembuh dan enam meninggal dunia,” jelas Bupati Bogor Ade yasin.
Selain itu, Pemkab Bogor juga mencatat ada 1.260 orang dalam pemantauan (ODP), 871 di antaranya sudah selesai dipantau dan 794 pasien dalam pengawasan (PDP), 457 di antaranya sudah selesai diawasi.
“Dari 457 PDP yang sudah selesai diawasi, ada sebanyak 17 pasien yang meninggal sebelum dinyatakan positif ataupun negatif COVID-19 melalui hasil swab,” jelas Ade. (jpg/ysp/izo/rs)





