SUKABUMI — Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS Abdul Muiz mendorong Pemerintah Provinsi (pemprov) Jawa Barat meningkatkan anggaran yang dialokasikan untuk Program Rutilahu atau Rumah Tidak Layak Huni di tahun 2023 bisa ditambah, mengingat banyak warga yang merasakan dampak positif dari program tersebut.
“Kita dorong anggaran rutilahu bisa ditambahkan, baik itu dalam hal jumlah unit dan anggaran. Karena Program Rutilahu ini masih banyak diperlukan untuk masyarakat miskin dan tidak mampu,”kata Abdul Muiz
Beberapa waktu lalu, Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau langsung pelaksanaan Program Rutilahi Tahun Anggaran 2022, berdasarkan hasil monitoring Program Rutilahu Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2022 berjalan dengan lancar karena adanya bantuan dari fasilitator dan semua yang terlibat.
“Program Rutilahu Tahun Anggaran 2022 ini bisa berjalan dengan lancar karena dengan bantuan semua fasilitator dan semua yang terlibat untuk kesuksesan program ini, yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas” ujar jelas Abdul Muiz.
Abdul Muiz juga menambahkan monitoring kegiatan Anggaran ini akan menjadi evaluasi untuk rencana lanjutan di tahun 2023 dan diharapkan bisa ditingkatkaan untuk jumlah unit dan anggarannya karena masih banyak masyarakat yang memerlukan. “Monitoring ini kan untuk tahun anggaran 2022 sehingga bisa menjadi bahan evaluasi dan rencana kelanjutan di tahun 2023 mendatang,” kata dia.(adv)






