“Pandemi Covid-19 tidak boleh menghentikan transformasi besar yang sedang kita lakukan. Tetap harus berjalan terus transformasi ekonomi bernilai tambah yang tinggi, transformasi green ekonomi, dan ekonomi masyarakat digital,” tegasnya.
Jokowi juga meminta civitas akademika Unpar dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia ikut berkontribusi atas agenda besar transformasi Indonesia. “Sebab yang paling penting menurutnya adalah SDM. Karena tanpa SDM yang baik dan unggul,” jelasnya.
Ia juga mendorong universitas seluruh Indonesia melahirkan talenta dan SDM berkualitas. “Jangan dipagari terlalu banyak program-program studi di fakultas. Berikan mahasiswa kesempatan untuk belajar kepada siapa saja, di mana saja,” tandas Presiden Jokowi mengakhiri kuliah umumnya. (rif/pojoksatu)






