“Kami ingin membangun masjid yang ada jamaahnya, tempat anak-anak mengaji, dan menjadi ruang ibadah masyarakat,” tambahnya.
Mantan Bupati Purwakarta itu menekankan bahwa nilai ibadah tidak ditentukan oleh kemegahan bangunan, melainkan oleh kualitas hubungan spiritual seseorang dengan Tuhan. “Tempat bukan faktor utama dalam membangun kedekatan spiritual. Yang terpenting adalah keheningan batin dan kemampuan menghadirkan nilai ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.(*)






