Stok Logistik untuk Korban Gempa Cianjur Aman, Bupati : Cukup Untuk Dua Minggu

Bupati Cianjur Herman Suherman
Bupati Cianjur Herman Suherman (ketiga kanan) bersama unsur pimpinan daerah lainnya menggelar jumpa pers darurat bencana gempa di Pendopo Cianjur, Jawa Barat, Jumat (2/12/2022). (ANTARA/Feri Purnama)

CIANJUR — Bupati Cianjur Herman Suherman menyebutkan stok logistik aman untuk memenuhi kebutuhan pengungsi korban bencana gempa bumi yang dipastikan akan didistribusikan secara merata ke tempat-tempat pengungsian yang tersebar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Saya pun kemarin setelah sidak saya keliling-keliling ke posko-posko atau tempat-tempat pengungsian, alhamdulillah numpuk berkecukupan,” kata Herman saat jumpa pers darurat bencana gempa di Pendopo Cianjur, Jumat.

Bacaan Lainnya

Ia menuturkan pemerintah daerah maupun pusat, serta pasokan dari berbagai instansi pemerintah lainnya, maupun swasta dan juga para dermawan sudah membantu memenuhi kebutuhan logistik untuk warga di pengungsian.

Menurut dia stok yang tersedia di setiap gudang diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat korban bencana gempa hingga dua pekan ke depan. “Stoknya dua minggu, insya Allah cukup, dua minggu ke depan, TNI, Polri juga ada, di BNPB ada, dan di gudang kita juga ada,” katanya.

Ia menyampaikan stok logistik saat ini tersebar di sejumlah posko maupun gudang yang dikelola oleh petugas dari unsur pemerintahan maupun sukarelawan yang siap turun untuk mendistribusikan bantuan.

Masyarakat yang ingin membutuhkan logistik untuk di pengungsian, kata dia, juga dipersilakan bisa datang langsung ke gudang untuk meminta sesuai dengan kebutuhan di lapangan. “Silakan warga masyarakat melalui Pak RT-nya, asal betul real dibutuhkan, silakan ambil, jangan mengada-ada,” katanya.

Ia mengimbau kemudahan untuk mendapatkan kebutuhan logistik bagi pengungsi itu tidak boleh dimanfaatkan semena-mena, apalagi ada pihak tertentu mengambil logistik untuk kepentingan pribadi, bukan masyarakat umum. “Jangan sekali-sekali dengan kemudahan ini dimanfaatkan oknum seseorang untuk kepentingan pribadi, kalau terjadi cepat laporkan,” katanya.

Ia juga mengimbau pihak yang mau memberikan bantuan bisa langsung ke posko pusat, tidak diberikan langsung kepada korban bencana yang selama ini dinilai tidak merata karena diberikan ke tempat-tempat pengungsian di pinggir jalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *