BOGOR – BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok mengeluarkan peringatan cuaca maritim untuk wilayah perairan DKI Jakarta dan Jawa Barat pada 3–4 Februari 2026. Potensi angin kencang, hujan lebat, dan badai guntur diperkirakan terjadi dalam periode 24 jam, mulai Selasa (3/2) pukul 07.00 WIB hingga Rabu (4/2) pukul 07.00 WIB.
Dalam keterangan tertulis, BMKG menyebut kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot atau sekitar 37 km/jam di Perairan Indramayu–Cirebon. Sementara di Teluk Jakarta, Kepulauan Seribu, Bekasi–Karawang, serta Subang, kecepatan angin diperkirakan sekitar 15 knot atau 27 km/jam.
BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut untuk mewaspadai pembentukan awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, serta badai guntur. Secara umum, kondisi cuaca laut diprakirakan berawan hingga hujan ringan, terutama pada malam hingga pagi hari, dengan pola angin dominan dari barat daya hingga barat laut.
Adapun tinggi gelombang laut di wilayah tersebut masih tergolong rendah, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi ini diperkirakan terjadi di Teluk Jakarta, Kepulauan Seribu, Bekasi–Karawang, Subang, hingga Indramayu–Cirebon.






