Dengan dugaan suspect difteri, Dinkes Kota Cimahi melalui petugas kesehatan, melakukan pengambilan apus tenggorokan kepada lima orang terdekat yang pernah melakukan kontak dengan kedua pasien.
“Apabila mereka tertular, akan mendapat Eritromicin Antibiotik Provilaxis selama 7 hari sampai 10 hari. Untuk pencegahan, obat antibiotik ini harus diminum sehari 4 kali,” terangnya.
Dari lima orang terdekat yang ditargetkan untuk diambil sampel apusnya tenggorokannya, hingga saat ini baru tiga orang. Sementara dua orang lainnya akan segera diperiksa.
“Pengambilan sampel apus tenggorokan ini standarnya harus dilakukan terhadap 5 sampai 7 orang terdekat dari pasien yang terjangkit difteri. Tujuannya agar tidak menyebar lebih luas lagi,” pungkasnya.
(RBD/gat/pojokjabar)




