Singgih menuturkan, menghadapi beroperasinya bandara bertaraf internasional tersebut kebutuhan air bersih ?di area ini diperkirakan mencapai 12 liter perdetiknya.
Dengan adanya perjanjian kerja sama ini kata Singgih, banyaknya supply akan air bersih bisa terpenuhi oleh PDAM selaku pemilik Sarana Penyedia Air Minum (SPAM).
Harapannya juga menurut Singgih, pembangunan Bandara Kertajati yang kini sudah tahap akhir atau mencapai 85 persen dari sisi darat dimana PT BIJB menjadi pelaksana pembangunan, bisa seiring bertambahnya jumlah saluran air menuju kawasan bandara dan aerocity ke depannya.
“Dengan kebutuhan atas pasokan air di Bandara Kertajati ini, harapannya apa yang dibutuhkan bisa terpenuhi oleh PDAM pemilik penyedia air bersih,” ucap Singgih.
Singgih menjelaskan, Bandara Kertajati yang secara pembangunan direncanakan akan rampung pada quartal satu mengucapkan terima kasih atas dukungan air bersih yang akan dialiri langsung PDAM. Air diakuinya merupakan komoditas utama yang tidak bisa tergantikan perannya untuk mendukung beroperasinya bandara tersebut.?



