Featured

Siswa SMP Petra 1 Berhasil Kalahkan Legenda Asal Jepang

×

Siswa SMP Petra 1 Berhasil Kalahkan Legenda Asal Jepang

Sebarkan artikel ini
Jawa Pos KREATIF: Mark Alexander Ierwanto menunjukkan kepiawaiannya dalam merakit gunpla.

Setelah mencoba merakit gunpla dengan model karakter dari YouTube, Mark berupaya mengkreasikan sendiri karakter impiannya. Dia mulai mendesain karakter sendiri. Perangkat dan kit yang digunakan semakin rumit. Bahkan, dia harus membeli beberapa peranti dan kit langsung dari Jepang karena belum ada di Indonesia.

“Semua bikin sendiri. Mulai bikin desain, rancang kerangka, ngelem, hingga mengecat. Berkali-kali gagal, tapi lega akhirnya bisa membuat sendiri,” ujarnya.

Bank bjb Tandamata

Setelah sukses, dia mengikuti seleksi GBWC pada 2017. Meski menang di Surabaya, dia hanya juara II di tingkat nasional. Tak patah arang, dia ikut lagi pada 2018. Kali ini dia berhasil menyingkirkan 400 peserta lainnya di seluruh Indonesia. Dia pun resmi menjadi wakil Indonesia dalam GBWC World Championship 2018 yang diselenggarakan di Tokyo.

Karakter yang dibuat perwakilan masing-masing negara harus kembali dipertandingkan di Jepang. Kompetisi dimulai dengan perakitan ulang karya masing-masing peserta. “Awalnya, ada beberapa rangka gunpla yang sedikit retak karena kurang hati-hati saat pengecekan di bandara. Saya harus memperbaiki dengan mengelem dan mengecat ulang,” katanya.

Sang ayah, Wiyanto, yang juga mendampingi Mark ke Jepang mengaku deg-degan. Dia khawatir pengecatan ulang karakter akan mengurangi nilai. Ditambah saingan Mark adalah legenda langganan juara pada ajang yang sama. “Takutnya juri menilai kami berbuat curang karena mengubah model,” paparnya. Dengan mengangkat Build Divers Fantasy, karya Mark mendapatkan nilai tertinggi dari juri. Bahkan, selisih nilai dengan peserta lain terlampau jauh. Karyanya mendapatkan pujian dari semua juri.

Ketua juri lomba Iwao Sekiguchi menjelaskan bahwa ini kali pertama peserta dengan usia belia mampu memanfaatkan ruang sehingga karakter memiliki struktur yang indah. Kombinasi warna yang bergradasi dengan efek metalik membuat karakter seakan hidup.

Karya milik Mark berhasil mengombinasikan warna colorful pada bagian bawah dan monokrom pada bagian atas. Perpaduan itu tampak harmonis dan tidak terpikirkan oleh peserta lain. Mark berharap pada masa mendatang bisa melanjutkan pendidikan di Jepang. Menjadi kreator beragam karakter yang dibuat sendiri.

 

(wiretno/c6/ano)