Featured

Saddil Ramdani setelah Laporan Penganiayaan Dicabut

×

Saddil Ramdani setelah Laporan Penganiayaan Dicabut

Sebarkan artikel ini

Saddil adalah pemain sayap langganan timnas. Di sepanjang tahun ini, pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara, 2 Januari 1999, itu sudah membela timnas U-23 di Asian Games dan timnas U-19 di Piala AFC. Seandainya tidak tercoret dari skuad Piala AFF, dia akan mencatat “hat-trick” bersejarah: tampil bersama tiga timnas berbeda di tiga ajang resmi dalam satu tahun kalender.

Berselang satu jam setelah jumpa pers pertama berakhir, seperti dilansir Jawa Pos Radar Lamongan, awak media kembali dihubungi. Ternyata akan kembali diadakan jumpa pers kedua.

Bank bjb Tandamata

Kali ini terjadi perubahan sikap Saddil dan Sekar. Keduanya terlihat harmonis. Bahkan, Saddil sempat mendaratkan kecupan pada perempuan berjilbab tersebut. Saddil mengakui kesalahannya terhadap perempuan yang telah dua tahun dia pacari itu. “Saya juga meminta maaf kepada PSSI, manajemen Persela, dan masyarakat Indonesia. Ini pelajaran bagi saya untuk ke depan,” ujarnya seperti dilansir Jawa Pos Radar Lamongan.

Pemain yang bisa bermain di dua sisi sayap itu menegaskan, tidak ada keluarga Sekar yang memaksanya agar menikahi perempuan 19 tahun tersebut. “Mudah-mudahan kejadian ini bisa membuat saya lebih dewasa ke depannya,” harap dia.

Memang sempat beredar kabar, Saddil dilaporkan ke polisi karena pemain kidal itu menolak permintaan keluarga Sekar untuk menikahi perempuan asal Jombang, Jawa Timur, itu. Sekar lewat Instagram sudah sempat membantah keras kabar itu.
Lewat akun Instagram miliknya pula, Sekar sempat mengunggah foto dirinya dengan darah mengalir di pipi kanan. Saddil mengakui tindakannya yang mengakibatkan sang kekasih terluka itu. Terjadi pada 31 Oktober lalu sekitar pukul 20.30 di belakang mes Persela.

Mawar dalam jumpa pers kedua kemarin juga menegaskan, sama sekali tak pernah ada permintaan kepada Saddil agar menikahi anaknya. Namun, dia mengakui, ada hubungan anaknya dengan Saddil. Hubungan itu pun baik-baik saja. Tidak ada kata-kata mantan, putus, atau lainnya. “Kejadian ini sebagai pelajaran bagi anak-anak kami. Saya perjelas lagi, tidak pernah meminta Saddil menikahi anak saya,” ujarnya.