FeaturedNASIONAL

Mereka yang Merayakan Pernikahan Bersamaan dengan Pilkada Serentak

×

Mereka yang Merayakan Pernikahan Bersamaan dengan Pilkada Serentak

Sebarkan artikel ini

Mereka tiba pukul 12.35 atau 25 menit sebelum pemungutan suara ditutup. Di TPS tersebut Diyah adalah satu di antara ratusan pemilih terdaftar. Tentu saja kehadiran pengantin baru itu menarik perhatian semua orang di sekitar TPS. Sudah pasti pula banyak yang merekam dengan kamera telepon seluler masing-masing.
Diyah mengaku senang-senang saja diperlakukan bak selebriti. Setidaknya, kata dia, pernikahannya akan dikenang banyak orang. Lalu, siapa yang dia coblos? “Biar saya dan Tuhan saja yang tahu, hehehe,” kata perempuan 23 tahun tersebut.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungu­tan Suara (KPPS) TPS 02 Rosi’in tentu saja mengapresiasi kedatangan Diyah. “Pasangan suami istri yang baru menikah mau repot-repot datang untuk menggunakan hak pilih,” katanya. Di sisi lain, ada ratusan lainnya yang memiliki kelonggaran malah tak menggunakan hak pilih. Dari 623 pemilik hak suara, yang hadir di TPS 02 hanya 250 orang.

Bank bjb Tandamata

Diyah-Rudi bukan satu-satunya pengantin baru yang menyempatkan hadir di TPS. Pasangan Budi Santoso dan Eka Wulandari juga mampir ke TPS 06 Kelurahan Kalinyamat Wetan, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, setelah diarak menuju pelaminan.

Keduanya memang sama-sama warga Kalinyamat Wetan. Ijab kabul sudah mereka lakukan sehari sebelumnya (26/6). Jadi, Rabu lalu itu tinggal resepsinya. Di TPS itu Budi terdaftar di nomor urut 66, sedangkan Eka 131. Mereka menggunakan hak suara dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwali) Tegal sekaligus pilgub Jawa Tengah.

Mungkin karena tergolong langka, Budi dan Eka pun mendapat pengawalan istimewa. Betapa tidak, mereka datang ke TPS dengan didampingi lurah, camat, Kapolsek, dan Danramil. “Mereka mengawal dari rumah pengantin sampai lokasi TPS karena berdekatan,” kata Ketua TPS 06 Kelurahan Kalinyamat Wetan Rosikin.

Seperti juga Diyah dan Rudi di Brebes, kedatangan pengantin baru di Tegal itu pun langsung menarik perhatian. Warga yang berada di sana berebut untuk memotret. Seperti Diyah dan Rudi pula, mereka tak lama di TPS. Begitu selesai menuntaskan hak pilih, mereka langsung balik ke rumah. Untuk melanjutkan resepsi, menerima tamu, dan nanti menyiapkan diri untuk “coblosan” yang lain, hehehe.

 

(*/muj/zul/JPG/c9/ttg)