Featured

Mengikuti Latihan Pilot di Simulator Lakespra Saryanto

×

Mengikuti Latihan Pilot di Simulator Lakespra Saryanto

Sebarkan artikel ini
FOTO: ELIZABETH FOR JAWA POS SIMULASI: Para instruktur mengamati simulator The Airfox ASD di ruang AOT Lakespra Saryanto.

Itu adalah percobaan ketiga. Percobaan kedua yang tanpa dibalik, saya cukup tenang dan keluar air dengan mulus. Namun, percobaan pertama, saya gagal. Panik sudah muncul ketika air sampai dada. Saking paniknya, saya lupa menarik napas panjang. Baru dua detik di dalam air sudah mengacungkan telapak tangan tanda menyerah. Oh, begini rasanya pesawat landing di air. Saya berharap pengetahuan ini hanya berakhir di sini. Tidak benar-benar mengalami kondisi sesungguhnya.

Sebelum masuk ke praktik, saya mendapatkan kelas teori. Agus yang menjelaskan. Dia mengingatkan bahwa yang dekat pintu atau jendela darurat harus tenang. Penumpang lain harus sabar menunggu. Sebab, yang dekat pintu atau jendela darurat harus keluar lebih dulu.

Bank bjb Tandamata

Jika semua berebut ingin keluar duluan, yang terjadi adalah sesak di jalan keluar. Akibatnya, banyak yang akan menjadi korban. ”Makanya, ketika pramugari menjelaskan, harus dipahami. Akses keluar harus betul-betul diketahui,” terangnya. Menurut dia, yang kerap terjadi adalah penumpang abai. Bahkan, cenderung tidak mendengarkan petunjuk awak pesawat.

Agus juga berpesan agar ujung sabuk pengaman selalu diselipkan. Tujuannya, ketika pesawat masuk air, ujung sabuk tidak menutupi kepala sabuk pengaman. Sehingga waktu tidak terbuang. Untuk urusan menyelamatkan diri, hitungannya bukan lagi jam, tapi detik. Semakin cepat lepas, akan semakin baik.

Yang perlu diingat lagi, membawa barang di kabin tidak boleh banyak-banyak. Berat dalam pesawat tentu diperhitungkan. Keseimbangan meletakkan barang juga perlu diperhatikan. Hal itu berkaitan dengan take off dan landing pesawat.

Setelah selesai sesi penyelamatan diri dari heli yang jatuh ke air, latihan selanjutnya adalah advance orientation trainer (AOT). Latihan tersebut akan menguji kemampuan pilot mendaratkan pesawat di berbagai medan. Alat yang digunakan adalah The Airfox ASD. Alat itu merupakan simulasi ruang pilot dengan peralatan yang persis kondisi sesungguhnya. Visualnya pun disesuaikan dengan kondisi lapangan.