Sales Manager Selabintana Conference Resort Sukabumi Ade Hidayat mengatakan, setiap akhir pekan tiket yang terjual bisa mencapai 1000-1500 tiket per harinya. Sementara pada hari libur Lebaran dan sekolah, sebanyak 6 ribu tiket ludes terjual.
“Seminggu itu sekitar 42 ribu tiket terjual habis, dan kebanyakan dari plat nomor B dan D,”terang Ade kepada Radar Sukabumi, Minggu (29/7).Menurutnya saat ini masyarakat lebih memilih wisata alam saat berlibur. Sebab, ketika udara di tengah kota sudah tidak bersahabat, banyak warga merindukan suasana bebas polusi.
“Berwisata ke Selabinta bisa jadi solusinya,”paparnya.Berada di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango dengan pemandangan alam yang sejuk serta hamparan rumput yang hijau, membuat wisatawan betah berlama-lama mengunjungi tempat ini.
Dikatakan Ade, sekarang ada perubahan tiket masuk Selabintana. Dari yang biasanya dihitung per mobil, kini harga dipatok per orang Rp10 ribu, sedangkan untuk parkir kendaraan gratis.
“Dulu kan hitungannya per kendaraan kalau motor berapa, mobil dan minibus berapa, sekarang kita hitung per orang harganya Rp10 ribu tetapi parkir kendaraan gratis dan Alhamdulilah tidak ada pengaruh kunjungan kita masih tetap ramai pengunjung,” ucapnya.
Selain hutannya yang asri dan hawanya yang segar, pemandangan yang disajikannya, banyak objek wisata di dalamnya yang sayang Anda lewatkan. Tidak hanya pengunjung dalam maupun luar kota, banyak pula turis mancanegara yang berkunjung tempat wisata peninggalan Zaman Belanda itu.
Lokasi yang dekat dari pusat kota dan mudah diakses membuat banyak warga yang menghabiskan liburan degan berkunjung ke sini.(*)



