Featured

Melihat Kegiatan Rohani di Lapas Sukamiskin, Bandung

×

Melihat Kegiatan Rohani di Lapas Sukamiskin, Bandung

Sebarkan artikel ini

Dari kegiatan belajar mengaji itu, banyak napi yang bisa membaca Quran dengan lancar. “Yang tadinya masuk lapas belum pernah pegang Quran, kini jadi pegang Quran,” ujarnya.Bahkan, ada seorang napi yang mengaku sudah beberapa kali naik haji, tapi baru di Sukamiskin bisa membaca Alquran.

Napi itu (yang bersangkutan tidak berkenan namanya disebutkan, Red) dulu merupakan pejabat di Mahkamah Agung (MA). “Haji berkali-kali, umrah berkali-kali, tapi dia belum pernah pegang Alquran. Allah menegurnya hingga masuk Lapas Sukamiskin.

Bank bjb Tandamata

Tapi, kemudian dia mau belajar baca Quran hingga bisa. Alhamdulillah,” kata Habibi.Bagi Yayat dan Habibi, mengajar mengaji para napi korupsi sama dengan melakukan syiar kebaikan. Nah, kebaikan itulah yang meminimalkan kejahatan.

Termasuk, praktik suap fasilitas dan pemberian izin keluar lapas yang baru-baru ini diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Tugas kami berusaha memperbaiki akidah para napi. Sedangkan hidayah itu hanya datang dari Allah,” ujar Yayat mengenai masih adanya napi yang berani melakukan suap di dalam lapas.

“Mudah-mudahan ini (tahsin di lapas) menjadi salah satu jalan untuk memperbaiki akidah itu,” imbuh dia.Menurut Yayat, tidak sedikit napi di Sukamiskin yang berhasil move on dari masa lalu mereka.

Dia mencontohkan mantan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Sigit Pramono Asri yang rajin beribadah dan belajar Alquran. Bahkan, kini dia sudah hafal 7 juz. Sigit merupakan terpidana kasus suap yang melibatkan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.