Mari Menabung di Bank Sammi

Bank sampah dirancang untuk menambah pendapatan masyarakat yang benar-benar mampu memanfaatkannya. Bahkan kehadirannya, mampu membantu ekonomi masyarakat sekitar. Keberhasilan bank sampah sangat tergantung pada kemampuan pengelola, terutama masyarakat di sekitar tempat berdirinya bank sampah tersebut. Jika berjalan sesuai dengan harapan, seluruh sampah warga sekitarnya akan bisa teratasi. Bagaimana dengan keberadaan bank sampah di Kota Sukabumi?

RANDI SULAEMAN, Sukabumi

Bacaan Lainnya

Kota ini merupakan salah-satu kota dengan luas wilayah terkecil di Jawa Barat (Jabar). Meski demikian, jumlah penduduknya lumayan banyak.

Dengan jumlah penduduk yang banyak, tidak dipungkiri jika jumlah sampah yang dihasilkanpun sangat banyak. Kesadaran masyarakat dalam membuang sampah masih kurang. Sehingga muncullah lingkungan yang kotor dan masyarakat yang acuh terhadap lingkungannya sendiri.

Untuk itu, diciptakanlah Bank Sampah Kota Sukabumi (Sammi). Bank yang berada di Jalan Pramuka (Kerkhof) Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi itu ternyata dibawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi.

Dengan adanya Bank Sammi, masyarakat diharapkan mempunyai kesadaran bahwa sampah bisa dijadikan sumber pendapatan. Namun yang paling penting adalah untuk meningkatkan kecintaan terhadap kebersihan lingkungan.

Bank Sammi ini menargetkan jumlah nasabah sekitar 3 ribu orang di 2018 ini.

Semenjak berdiri pada 2013 hingga Februari 2018 sekarang, nasabah Bank Sammi baru mencapai 1.246 nasabah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.