Featured

Ide Usaha dari Limbah Kayu

×

Ide Usaha dari Limbah Kayu

Sebarkan artikel ini

Modal awal yang dikeluarkan hanya membeli paku saja sebanyak 10 kilogram, dengan harga kurang dari Rp400 ribu. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, banyak juga kerabat dan tetangga yang memesan peti tersebut. Sekarang pemesanan hingga daerah Bandung.

“Awalnya saya bingung harus menjual kerajinan saya ini ke mana, karena waktu itu belum mempunyai pelanggan, tapi sekitar setengah tahun berjalan akhirnya banyak pelanggan khususnya para petani yang mendatangi saya untuk memesan peti tersebut,”ujarnya.

bank BJB

Pendapatan dari kerajinan pembuatan peti sebesar Rp2 juta hingga Rp4 juta, dalam sebulan. Dengan harga satu buah peti Rp9 ribu. Akan tetapi, hal itu juga tidak stabil pendapatannya tergantung cuaca juga, lantaran banyaknya pelanggan itu para petani, sehingga jika musim kemarau biasanya pemesan berkurang.

“Biasanya kalau cuaca kemarau seperti saat ini, pemesan dari para petani kurang, tapi jika musim panen sebelumnya malah berdatangan bahkan saling rebutan,”tuturnya.

Dengan tiga orang pekerja, dirinya sempat kewalahan melayani orderan konsumen.Ia menambahkan, jika belum musim panen, hasil kerajinan pun sampai menumpuk. Kadang dalam seminggu bisa menumpuk hingga 120 buah peti.

“Tetapi saya bersyukur masih diberikan rezeki dan harus sabar dengan keadaan seperti ini jika belum waktunya panen, tapi Alhamdulillah pendapatan pun tidak terlalu turun hanya 20 persen saja,”tandasnya.

 

(*/t)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *