Featured

Cara XL Axiata Pulihkah Jaringan Pasca Gempa Sulteng 100 Persen

×

Cara XL Axiata Pulihkah Jaringan Pasca Gempa Sulteng 100 Persen

Sebarkan artikel ini

“Semua kami lakukan agar masyarakat bisa kembali memanfaatkan layanan XL Axiata, guna mendukung aktivitas pasca bencana,”imbuhnya.

Yessie menyebut, proses pemulihan jaringan antara lain meliputi perbaikan kabel fiber optic (FO) di seluruh daerah yang terlanda gempa dan tsunami, pemulihan site-site simpul, memobilisasi cluster jaringan di area-area terdekat dengan lokasi bencana, hingga mengerahkan mobile BTS (MBTS) dari Makassar. Ada empat unit MBTS yang kini diperbantukan di Palu.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu untuk mengatasi pasokan listrik, XL Axiata juga melakukan koordinasi dengan PLN setempat, mengerahkan genset ke setiap BTS, juga bahkan memperbaiki genset di BTS-BTS yang sempat rusak karena gempa. Selain itu, karena genset juga membutuhkan pasokan BBM, maka tim di lapangan juga melakukan langkah-langkah mengamankan pasokan BBM.

Jaringan XL Axiata menjadi satu-satunya jaringan telekomunikasi dan data, yang tetap bisa terus beroperasi saat gempa 7,4 SR melanda. Saat itu, meskipun gempa kuat terjadi, pelanggan tetap bisa mengakses layanan XL Axiata.

Pengelolaan yang baik terhadap infrastruktur jaringan oleh tim teknis XL Axiata, terbukti mampu mempertahankan layanan di tengah bencana alam yang cukup kuat. Jaringan XL Axiata kemudian menjadi sarana untuk menyebarkan informasi mengenai kondisi yang terlanda bencana, termasuk dalam format foto dan video. Tim di lokasi kemudian membuka sarana telepon gratis di beberapa titik pengungsian agar masyarakat bisa menggunakannya.

Kejadian gempa pada saat itu juga telah menyebabkan sebagian dari jaringan XL Axiata di Sulteng terkendala. Selain karena kerusakan fisik terhadap perangkat, juga terutama karena aliran listrik yang padam dan ketersediaan BBM untuk genset yang terhambat.

Karena hanya jaringan XL Axiata yang masih bisa digunakan, maka beberapa hari setelah gempa, trafik XL Axiata dari dan ke wilayah Sulteng melonjak drastis, padahal, kemampuan jaringan menurun karena imbas gempa.