Dia meyakinkan bahwa dirinya dan istri tidak melebihkan atau mengurangi sekedar hendak mengedukasi masyarakat sekaligus menghibur. “Saya tidak melebihkan dan mengurangkan, dari awal memang seperti itu niatnya mau mengedukasi. Kalo untuk prank itu lebih mengarah ke negatif, ini tujuannya saya mau menghibur. Saya juga kebetulan sudah kenal dengan kapolseknya,” Kata Baim.
Dia pun mengakui, setelah konten tersebut jadi dan viral dia menyadari bahwa prank KDRT sama sekali tidak menghibur. “Saya setelah menonton lagi waktu nya kurang tepat dan saya pun tidak terhibur dengan konten saya sendiri,” ujarnya.(*)






