EKONOMI

Sumadi, Ahli Percantik Ikan Koi dengan Teknik Cutting

×

Sumadi, Ahli Percantik Ikan Koi dengan Teknik Cutting

Sebarkan artikel ini

“Terlalu lama di luar air ikan bisa langsung mati. Ini yang harus cermat dan hati-hati,” terangnya.

Menurut lelaki asal Plosoklaten, Kabupaten Kediri ini, agar bisa memunculkan kekuatan motif, ia harus bisa menyeimbangkan keberadaan ikan koi baik saat di air maupun di luar air. Setidaknya, setiap pengangkatan tak boleh lebih dari 30 detik.

Bank bjb Tandamata

“Setiap kali angkat, melakukan pengerikan selama tiga puluh detik. Setelah itu dimasukkan lagi ke air. Juga selama 30 detik,” jelasnya.

Selain itu, proses pengerikan tak boleh melebihi waktu sepuluh menit. Sebab hal itu juga menyesuaikan dengan dosis obat bius yang diberikan. Lebih dari sepuluh menit pengerikan bisa berakibat buruk bagi ikan.

Sebenarnya, kenapa ikan koi harus di-cutting? Menurut Sumadi, hal itu tak lepas dari persaingan performa ikan koi saat kontes. Untuk performa lomba, motif yang bagus dan indah sangat diperlukan. Dan itu bisa terwujud dengan teknis pengerikan.

Kini, kemampuan cutting Sumadi banyak dikenal oleh para penghobi ikan hias jenis ini. Pelanggannya datang dari seantero tanah air. Paling sering dari wilayah Kalimantan dan Batam.