“Hal itu kami wujudkan dengan terus memperluas wilayah layanan data dan internet cepat 4G hingga ke pelosok-pelosok daerah ,di hampir seluruh provinsi Indonesia,” kata Tri Wahyuningsih kepada Radar Sukabumi.
XL juga menggelar program-program yang bersifat memperkuat kapasitas masyarakat, dalam memanfaatkan internet untuk tujuan produktif. Baik untuk meningkatkan perekonomian, pendidikan maupun aktivitas sosial ekonomi lainnya.
“Kami menyambut baik kerjasama dengan Kementerian Desa ini, yang insyallah akan meliputi berbagai wilayah di Tanah Air dalam setahun ke depan,”tuturnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal Samsul Widodo mengatakan, bahwa saat ini terdapat 122 daerah tertinggal di Indonesia.
Sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 131 Tahun 2015 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019.
Menurutnya, diperlukan strategi untuk percepatan pembangunan daerah tertinggal salah satunya melalui pengembangan perekonomian masyakakat.





