Sementara itu, Nurasyfa (putri) menambahkan, sasaran utama konsumennya adalah para traveller dalam dan luar negeri serta anak atau pekerja-pekerja kos-kosan.
Biasanya, kerinduan akan masakan rumahan selalu mereka temukan setelah mengkonsumsi sambel ini. “Selain praktis untuk dibawa kemana-mana, sambel ini harganya tidak memberatkan dan ekonomis. Makanya pangsa pasar serta kualitasnya terus kami kembangkan,” pungkas wanita berparas manis ini.
(Cr17/t)



