Harapannya kedepan sudah tidak lagi terjadi hal hal yang tidak diinginkan, misalnya penyalahgunaan QR dari subsidi tepat, tidak ada lagi operator yang melayani kendaraan yang tidak sesuai ketentuan, kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang hukum dan peraturan, dan pada akhir tujuannya adalah operasional excellent di SPBU,” ungkap Sadli.
Secara terpisah Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan menambahkan bahwa para peserta upskilling mendapatkan materi bagaimana berkomunikasi dan memberikan pelayanan yang terbaik dengan menjadi Operator Idaman yang ramah, sigap dan melayani kebutuhan BBM pelanggan.
“Dengan adanya peningkatan pelayanan, dapat membuat pelanggan semakin merasa nyaman dan aman bertransaksi di SPBU Pertamina serta menjadi loyal menggunakan seluruh produk – produk berkualitas dari Pertamina,” ujar Eko.
“Harapannya, kegiatan upskilling ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya dan dilakukan di seluruh Sales Area di wilayah Regional Jawa Bagian Barat, sehingga seluruh operator dan pengawas SPBU Pertamina mendapatkan pengetahuan yang memadai untuk meningkatkan kehandalan SPBU dan kepuasan pelanggan terhadap seluruh produk-produk Pertamina,” tutup Eko.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi seputar produk, layanan dan program Subsidi Tepat, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. ***






