JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pengusaha, untuk tidak lagi mengekspor bahan mentah dan mulai memikirkan mengolah Sumber Daya Alam (SDA) menjadi nilai tambah.
Sehingga industrialisasi dan hilirisasi dapat berjalan di Indonesia yang dapat berdampak mengurangi impor.
Jokowi mengingatkan permasalahan yang tak kunjung teratasi, adalah defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang masih melebar. Hal tersebut disebabkan karena porsi impor masih jauh lebih besar dari ekspor.
“Kita tahu masalahnya, tapi tidak pernah selesaikan masalahnya. Sehingga dalam dua tahun ini saya terus berkonsentrasi di sini,” ujarnya di Ritz Carlton Jakarta, Senin (3/11).
Jokowi mengaku, dalam berbisnis industri jauh lebih sulit dibandingkan hanya berdagang. Namun, hal ini menjadi penting untuk kemajuan perekonomian Indonesia menuju kemajuan bangsa.
“Stop ekspor bahan mentah! Kurangi bahan mentah. Memang saya tahu, saya pernah bisnis dagang itu lebih enak daripada industri pusing urusin industri.





