Mentan Salurkan KUR Petani, Jangan Dipakai Untuk Kawin Lagi

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) secara simbolis menyerahkan bantuan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani di Karanganyar. Elfany Kurniawan/JPNN

KARANGANYAR – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), secara simbolis menyerahkan bantuan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen, senilai Rp 4,82 miliar kepada ratusan petani di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Menurut Mentan SYL, pemberian bantuan sebagai implementasi Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Bacaan Lainnya

Penyerahan KUR kali ini merupakan kolaborasi Kementerian Pertanian (Kementan) dengan BNI yang dilakukan secara simbolis di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Rabu (12/2).

Tak hanya menyerahkan KUR, Mentan SYL juga menyalurkan bantuan pembiayaan lainnya, berupa polis asuransi pertanian untuk petani jagung, polis Asuransi Usaha Tanaman Pangan (AUTP) 9.133 hektare senilai Rp 1.644 miliar, klaim AUTP sebesar Rp 1.319 miliar seluas 254,11 hektare.

Mentan SYL mengatakan, program KUR adalah salah satu upaya negara untuk menghadirkan kesejahteraan bagi para petani di seluruh Indonesia dan membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern.

“Ini adalah tekad kita agar besok rakyat dan masyarakat tani bisa mendapatkan keuntungan, kesejahteraan dan ekonomi yang harus lebih baik ketimbang hari-hari sebelumnya. Jadi saya sangat mendorong penggunaan KUR ini. Manfaatkan KUR dengan sebaik-baiknya,” ujar Mentan SYL.

Dia pun berpesan agar petani yang mendapat bantuan KUR ini bisa memanfaatkan dana pinjaman dengan maksimal. “Bukan dipakai untuk kawin lagi, itu tidak ada ya di Karanganyar,” kelakar Mentan SYL.

Mentan juga SYL menegaskan program KUR merupakan implementasi nyata mengejewantahkan arahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan produksi pangan agar dapat menghidupi rakyat Indonesia 267 juta jiwa.

Petani Karanganyar Ini memperlihatkan kepada Indonesia pada umumnya bahwa mereka bisa memanfaatkan lahan pertanian yang subur dengan melakukan manajemen atau cara-cara bertanam yang lebih baik.

“Bapak Presiden Jokowi perintahkan agar beri modal paling kuat untuk rakyat. Bantuan KUR hari ini jumlahnya Rp 4 miliar lebih, itu harus dimanfaatkan dengan baik. Kalau Rp 4 miliar itu ditanami dengan baik dan dengan doa, bismillah dengan pendekatan agama saya percaya bahwa besok akan hadir kerahmatan Tuhan di daerah ini,” tegasnya.

Kementan sudah menyiapkan anggaran KUR sebesar 50 triliun yang tersebar di BNI Rp 20 triliun, BRI Rp 10 triliun dan Bank Mandiri Rp 20 triliun. (cuy/jpnn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.