Kedua, Mochammad Dimas Alfian Tafarel, peserta Coke Kicks tahun 2011. Melalui pelatihan yang diterimanya, saat ini Dimas telah berhasil menjadi pemain gelandang salah satu klub sepak bola Indonesia yang bermarkas di Bogor, yaitu Persatuan Sepakbola Indonesia Kabupaten Bogor (Persikabo).
Ketiga, Yoga Remonaldi, peserta Coke Kicks: Train the Trainers di tahun 2012. Setelah mengikuti pelatihan dari Coke Kicks, Yoga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti beberapa pelatihan, yaitu SCOURT dengan Basel, Werder Bremen dan Austria Wien; Manchester City dengan ASA Foundation; Liverpool; Futbol Net dengan Barca Foundation; dan Java Power dengan YTL dan ASA Foundation.
Sejak tahun 1992, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) sebagai perusahaan penjualan, manufaktur, dan distribusi minuman terkemuka, menjalankan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sustainability yang dipandu empat pilar: Environment, Our People, Wellbeing, dan Community.
Coke Kicks merupakan salah satu inisiatif yang dilakukan oleh CCAI untuk pilar Community, dengan memupuk bakat-bakat generasi muda untuk membawa manfaat positif bagi masyarakat Indonesia. Berbagai inisiatif serupa juga telah dilakukan oleh CCAI—utamanya untuk masyarakat yang bersentuhan langsung dengan fasilitas CCAI di seluruh wilayah operasinya antara lain melalui bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi, bantuan infrastruktur, bantuan air bersih melalui Water for Life, serta penanaman pohon di area tangkapan air dan pelatihan masyarakat setempat melalui Coca-Cola Forest.
(*/wdy)



