Di hari kedua, panitia Coke Kicks 2018, memilih tim SMP Azkia sebagai Best Team, Dias Aifan, Idris, Nabil Zain Muzaki sebagai Best Player, Ahmad Fadilla sebagai Top Scorer, M.Nazib Efendi untuk kategori Fair Play, Rifky Muhaar sebagai Best of the Best, serta Rony Bastian sebagai Best Coach dari penyelenggaraan Coke Kicks ke-4 di Kota Sukabumi.
Dalam kata sambutannya, Djachri Surachman, Corporate Affairs Executive Coca-Cola Amatil Indonesia mengungkapkan bahwa selalu menjadi kebanggaan untuk melihat generasi muda tumbuh dan berkembang dengan potensi dan prestasi yang hebat melalui berbagai inisiatif yang positif.
“CCAI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama para pemangku kepentingan, untuk mengembangkan kapabilitas masyarakat untuk membangun komunitas yang mandiri dan berkelanjutan,”tutur Djachri Surachman kepada Radar Sukabumi, Selasa (4/9).
Dijelaskan Djachri, sejak tahun 2011 Coke Kicks telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 16.000 anak dan 1.000 pelatih di 763 titik di seluruh Indonesia.
Melalui metode pelatihan yang dikemas secara komprehensif, Coke Kicks telah menghasilkan banyak kisah sukses, beberapa di antaranya pertama Cecep Setia Mukhlis, peserta Coke Kicks: Train the Trainers di tahun 2011.
Melalui profesinya saat ini sebagai pelatih Soccer Grass Root Academy (SGRA) Cimanggung, Jabar, Cecep menyalurkan ilmunya kepada generasi muda di lingkungan sekitar. Setelah mengikuti pelatihan dari Coke Kicks, Cecep mendapatkan kesempatan untuk menerima pelatihan dari Liga Premier Inggis (Arsenal, Manchester City, Portsmouth, Stoke City) yang bekerja sama dengan Persib Bandung dan Kemenpora Bandung. Melalui kegiatan tersebut, Cecep mendapatkan sertifikat Young Coaches Indonesia dan Young Coaches International pada tahun 2017.



