Melemah, Action Plan Kok Biasa-biasa Saja

JAKARTA – Menteri-menteri ekonomi Jokowi tidak seyogyanya menyikapi penguatan dolar AS terhadap rupiah, dengan aksi yang biasa-biasa saja.

“Harus ada action plan yang di luar biasa-biasa saja,” tegas Wakil Ketua Komisi XI DPR, Hafizh Thohir melalui pesan Whatsapp, Minggu (1/7).

Bacaan Lainnya

Ia menilai upaya Bank Indonesia menaikkan tingkat suku bunga akhir pekan ini untuk menahan laju penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah cukup bagus alias on the track. Tapi langkah BI ini saja belum cukup.

“Karena upaya tersebut harus langsung disertai dengan kebijakan pemerintah berikutnya yang pro pada penguatan nilai tukar rupiah baik di sektor makro ataupun pada sektor mikro,” sambungnya.

Di sisi makroekonomi, menurut dia, pemerintah belum berhasil mengatasi defisit selama 3,5 tahun terakhir. “Current account selalu defisit,” terangnya.

Begitu pula sisi mikroekonomi, pelaku bisnis dan jasa industri belum juga menunjukkan daya saing yang kuat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.