“Kita kan bersyukur ada kegiatan produksi yang nanti bisa meningkatkan ekonomi nasional. Ini jumlahnya besar lho. Kalau hitungannya produsen itu jumlahnya hampir 200, yang ini kita harapkan sebagian bisa ekspor,” jelas Heru.
Lanjut Heru, saat ini potensi konsumsi vape di Indonesia masih cukup menjanjikan. Sampai saat ini, jumlah penggunanya sudah mencapai hampir satu juta.
“Pengguna aktif 650 ribu. Kalau dicampur dengan yang tidak aktif itu 900 ribu. Tidak aktif mungkin karena kantongnya lagi kosong,” pungkasnya.
(ce1/hap/JPC)



