Karaoke Jazz  Sukabumi Kembali Buka, Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

  • Whatsapp
Sejumlah karyawan hotel dan karaoke Jazz saat dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan aktivitasnya.

SUKABUMI – Dibukanya kembali sektor jasa dan perdagangan seperti tempat hiburan sangat disambut baik oleh para pengelola tempat hiburan. Bahkan kondisi ini sangat diharapkan perekonomian di Kota Sukabumi bisa kembali pulih.

Seperti halnya dikatakan oleh Manager operasional Jazz, Nurdin Firmansyah. Menurut dia, selama pandemi covid-19 yang terjadi di Kota Sukabumi membuat kalangan dunia usaha sangat terkena dampaknya. Bahkan para pengusaha rumah bernyanyi harus rela membuat kebijakan yang memang terpaksa seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), hingga penghentian operasi secara permanen.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah kini kami sudah diizinkan kembali untuk beroperasi. Namun tetap mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Ditambahkannya, tiga bulan terakhir ini kondisi keuangan perusahaan yang sudah minus dengan biaya perawatan dan hal lainnya. Serta banyaknya karyawan yang sudah tidak memiliki pendapatan dikarenakan tidak adanya aktivitas di perusahaan.

” Semoga dengan beroperasinya kembali, bisa menghidupkan kembali pengusaha rumah bernyanyi. Umumnya perekonomian di Kota Sukabumi,” ujarnya.

Namun demikian, beroperasinya rumah bernyanyi ini harus dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat. Pria yang akrab disapa Nufi ini tempat usahanya ini sudah menyiapkan sarana dan prasana dalam upaya penerapan protokol kesehatan tersebut.

“Bahkan kita menyadari protokol kesehatan itu harus dimulai terlebih dahulu dari internal perusahaan. Karyawan menggunakan APD lengkap seperti Face shield,masker dan sarung tangan. Sebelum itu kita melakukan pendataan secara berkala di antaranya melakukan pengecekan suhu dari setiap individu,” aku dia.

Begitupun dengan konsumen kata Nufi setiap pengunjung harus melewati pemeriksaan suhu tubuh dan penggunaan masker. Bahkan, karoke Jazz memanfaatkan teknologi dalam pemeriksaan tersebut, dengan memasang alat canggih yang akurat untuk mengatur suhu tubuh dan penggunaan masker.

” Alat tersebut di pasang pintu masuk sehingga setiap orang yg masuk akan terbaca dari mulai suhu dan penggunaan maaker apabila suhunya melebihi 37,0 maka alat tersebut akan memberitahu dengan bunyi alarm begitupun bagi orang yang tidak menggunakan masker,” bebernya.

Intinya pihaknya akan mengikuti arahan dari pemerintah dan menyiapkan protokol kesehatan yang ketat. Jangan sampai terjadi penyebaran covid -19 di area tempat hiburan. (bal)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *