Dia berharap, dengan tersedianya elpiji 3 kg nonsubsidi, maka masyarakat menengah atas diharapkan bisa mulai beralih.
Apalagi, Pertamina juga menyediakan produk gas lainnya seperti Bright Gas dengan volume 5,5 kg dan harga yang tidak terlalu mahal.
“Iya tapi itu LPG 3 kg kan dipakai siapa saja karena menurut kita kan harusnya dipakai untuk orang miskin, yang menengah ke atas nggak boleh. Tapi kan nggak ada yang dilarang.
Kalau kita sediakan yang nonsubsidi 3 kg dia bisa pakai itu sambil tunggu kebijakan itu,” tandas pria yang akrab disapa Djoksis itu.
(ce1/hap/JPC)



