Apakah distribusi tertutup atau bantuan langsung tunai kan digabung dengan program bantuan sosial yang lain. Jadi kita tahu siapa musti dikasih. Itu belum diputuskan.
Baru alternatif kebijakan yang kita siapkan, mana yang akan dipilih,” ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (4/7).
Sambil menunggu terealisasinya kebijakan distribusi tertutup elpiji 3 kg, lanjut Djoko, Pertamina telah meluncurkan gas melon nonsubsidi di Jakarta dan Surabaya.
Pihaknya bersama perseroan akan terus memantau perkembangan minat masyarakat untuk elpiji tersebut. Jika sukses, opsi untuk mengaktifkan kebijakan distribusi tertutup bisa saja dibatalkan.
“Nah sambil menunggu itu kita harus menahan laju konsumsi LPG 3 kg supaya subsidinya nggak nambah. Nah pertamina mengajukan LPG 3 kg nonsubsidi di Jakarta-Surabaya.
Kalau ini sukses, wilayah lain yang ada demand-nya sambil menunggu 2019. Kalau itu sukses, itu saja diteruskan,” jelas dia.



