Investasi di Daerah Terkendala Birokrasi-Korupsi

  • Whatsapp

JAKARTA – National Support for Local Investment Climate/National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSLIC/NSELRED) menggelar seminar, bertajuk Pembelajaran dan Praktik Baik Tantangan-Tantangan Perizinan Usaha, di Jakarta, baru-baru ini.

Seminar tersebut dibuka Dutabesar Kanada untuk Indonesia, Peter MacArthur bersama Deputi Pengembangan Daerah, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata.

Sebagai penyelenggara seminar, NSLIC/NSELRED juga menggelar survei untuk mengkaji kembali regulasi-regulasi yang menghambat investasi daerah, terutama di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Gorontalo.

Hasilnya, telah didapatkan masukan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Tenggara serta berbagai pihak non-pemerintah.

Hasil survei tersebut juga telah dikonsultasikan di tingkat nasional dan mendapatkan masukan dari kementerian-kementerian teknis terkait pada Maret 2018 sehingga menghasilkan daftar rekomendasi regulasi untuk dikaji ulang dan direvisi.

Namun demikian, masih ditemukan kendala bagi perusahaan-perusahaan nasional dan asing yang beroperasi di Indonesia, yaitu birokrasi dan korupsi.

“Selain membahas pembelajaran dan praktik baik dalam reformasi Ease of Doing Business, seminar ini diharapkan menghasilkan rekomendasi, tindak lanjut dan rencana aksi prioritas yang harus ditangani, oleh siapa dan kapan, termasuk apa yang dapat difasilitasi NSLIC/NSELRED,” kata Direktur Proyek NSLIC/NSELRED, Rino A. Sa’danoer di Pullman Hotel.

NSLIC/NSELRED didirikan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas dengan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC).

Sejak 2016 hingga 2020 keduanya diharapkan dapat mendorong peningkatan iklim investasi dan pengembangan ekonomi daerah.

 

(lov)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *