Harga Cabai di Sukabumi Kian Merosot

Pedagang Cabai Sukabumi
HARGA ANJLOK: Harga komuditas cabe merah anjlok di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede Kota Sukabumi,

SUKABUMI — Harga komuditas cabai merah di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede Kota Sukabumi, menukik turun. Hal ini, terjadi karena berkurangnya permintaan dari konsumen.

Kasi Pengawasan Barang Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Kota Sukabumi, M Rifki mengatakan, harga bahan pokok yang mengalami perubahan harga saat ini yakni, cabe merah besar lokal turun dari Rp.45.000 jadi Rp.40.000, cabe besar hijau turun dari Rp.18.000 jadi Rp.15.000, cabe rawit merah turun dari Rp.30.000 jadi Rp.28.000 dan cabe rawit hijau turun dari Rp.30.000 jadi Rp.28.000 perkilogram.

Bacaan Lainnya

“Penunurunan harga komufitas cabe merah ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir, karena permintaan dari konsuman berkurang,” kata Rifki kepada Radar Sukabumi, Senin (18/10).

Adapun, lanjut Rifki, bahan pokok penting (Bapokting) yang saat ini mengalami peningkatan harga yakni, muncang atau kemiri naik dari Rp.32.000 jadi Rp.35.000, minyak curah naik dari Rp.16.500 jadi Rp.18.000 dan minyak goreng merek Bimoli naik dari Rp.15.500 jadi Rp.18.000 perkilogram.

“Kenaikan dan penurunan harga diakibatkan pasokan barang meningkat sementara permintaan berkurang hal ini sudah dipastikan harga menurun. Tapi sebalinya, kalau permintaan konsumen meningkat sementara pasokan berkurang harga Bapokting pasti meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, harga Bapokting lainnya masih normal seperti, Beras ciherang Cianjur l Rp. 11.500, Beras Ciherang Cianjur ll Rp10.000, Beras Ciherang Sukabumi Rp. 9400, beras premium kls I Rp.12.000 dan beras Medium terendah Rp. 8000 perkilogram.

“Sedangkan, harga Daging sapi dikisaran Rp.120.000, daging sapi Has luar Rp.120.000, daging sapi Brisket Rp.125.000 dan daging Tetelan Rp.50.000 perkilogram,” ucapnya.

Rifki memastikan, sejumlah stok Bapokting saat ini masih dalam keadaan aman. “Hasil monitorong kami stok Bapokting cukup aman di Kota Sukabumi. Kami setiap hari terus melakukan pengecekan,” tutupnya. (bam/d)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *