SUKABUMI- Upaya membangkitkan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi agar makin berkembang. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi bekerjasama dengan PT Pegadiaian, menggelar event Pesona Swarga Bumi di Museum Pegadaian Kota Sukabumi, Sabtu (31/8).
Selain menampilkan beberapa jajanan kuliner, kegiatan yang digelar selama dua hari yakni 31 Agustus dan 1 September ini, juga menggelar fashion show batik lokal Kota Sukabumi yang diproduksi UKM dan IKM. ”Kegiatan ini dalam membangkitkan ekonomi, salah satunya menumbuhkan para UKM, IKM, dan pengrajin ekonomi kreatif,” kata Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji yang didampingi Pj Ketua Dekranasda Kota Sukabumi Diana Rahesti disela-sela pembukaan Pesona Swarga Bumi di Kantor Pegadaian Kota Sukabumi.
Menurut Pesona Kusmana, event tersebut merupakan inovasi dari dekranasda didukung penuh Pegadaian dan sponsor. Tentunya hal itu menjadi salah satu momentum cukup baik, khususnya bagi Pegadaian yang mempunyai museum dengan nilai sejarah tersendiri. Di mana, berdirinya Pegadaian diawali dari Kota Sukabumi sehingga dapat menjadi destinasi wisata untuk edukasi mulai pelajar dan warga lainnya.
” Melalui kegiatan ini Pegadaian bukan hanya BUMN dalam mengembangkan ekonomi, namun berperan dalam pengembangan IKM dan UMKM. Sebelumnya, ada coaching klinik para pengrajin dilatih dulu dan bisa menampilkan batik,” terang Kusmana.
Bahkan, lanjut dia, dekranasda telah melahirkan batik khas lokal Kota Sukabumi. Intinya, bukan hanya pemkot tapi BUMN bergerak dalam bentuk kolaborasi karena anggaran pemda terbatas. “Dengan dukungan berbagai pihak dan sinergitas berbagai komunitas bisa membuat pertumbuhan ekonomi daerah,” imbuhnya.
Sementara itu, Deputi Bisnis Area Bandung I Pegadaian, Suhadi menambahkan, Pegadaian bersama Dekranasda Kota Sukabumi ingin mengenalkan UMKM ke masyarakat. Sebab, selain mengenalkan keberadaan Pegadaian, harapannya mendorong UMKM tumbuh bagus dan dikenal secara luas.
“Targetnya, bisa berkelanjutan karena memberikan dampak positif. Bila UMKM tumbuh bagus, maka warga Sukabumi secara tingkat ekonomi naik dan kota Sukabumi tumbuh. Akibatnya, Pegadaian akan terdampak dengan adanya program kredit usaha rakyat untuk membantu UMKM,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pesona Swarga Bumi, Sri Fuji Rahayu mengatakan, event Pesona Swarga Bumi bertujuan untuk mendorong kemajuan industri fashion di Kota Sukabumi. “Acara ini juga merupakan kelanjutan kegiatan coaching clinic Desain dan Produksi Busana Siap Pakai yang diadakan oleh Dekranasda beserta PT Pegadaian pada Juni lalu,” kata Fuji.
Menurut Fuji, Kota Sukabumi ini banyak sekali event kuliner namun fashion belum ada. Sehingga, Dekranasda berkolaborasi dengan PT Pegadaian membuat kegiatan coaching clinic yang melahirkan 16 orang desainer.
” Produk dari para desainer itu ditampilkan berkolaborasi dengan BUMN yang ada di Kota Sukabumi,” kata Fuji. Event selama dua hari tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba memasak, lomba rancang aksesoris, lomba musik tradisional dan lomba kreasi video.
Pesona Swarga Bumi akan dimeriahkan pula dengan bazar UMKM dan beauty class. Informasi selengkapnya mengenai event ini bisa didapatkan melalui link yang tertera di akun Instagram @dekranasda_kotsi.
” Salah satu harapan dengan diadakannya Pesona Swarga Bumi adalah munculnya produk unggulan yang bisa dijadikan ciri khas daerah Selain itu munculnya UMKM yang memiliki talenta dan bisa menghasilkan produk kerajinan untuk bisa dibanggakan mewakili Sukabumi,” pungkasnya. (why)






