“Yang teringat di pikiran kami adalah dosa-dosa selama hidup sehingga tidak terasa sampai meneteskan air mata, dan seakan tidak percaya kalau akhirnya saya bisa melihat Ka’bah secara langsung dan nyata,” ujarnya.
Lain halnya dengan Ade Samsudin, Ksatria JNE Purwakarta yang telah bekerja selama 15 tahun di bagian operational outbond. Begitu bangganya ia menjadi bagian dari JNE sebagai perusahaan yang amanah dan memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Baginya program umrah ini adalah reward terbaik selama bergabung di JNE.
“Selama ibadah umrah saya merasakan hidup lebih teratur dan sangat khusyu beribadah,” ujar Ade membagikan pengalamannya.
Lebih jauh Ade juga mengemukakan harapannya, agar program umrah ini tetap dapat dilaksanakan seraya berdoa di depan Ka’bah mendoakan agar JNE terus maju dan berkembang.(*/sri)
?






