Kelompok itu hingga kini masih terlibat dalam pembicaraan mengenai pembentukan pemerintahan, tetapi dalam beberapa pekan terakhir telah mengisyaratkan perempuan harus tinggal di rumah, dan, dalam beberapa kasus, militan telah memerintahkan perempuan untuk meninggalkan tempat kerja mereka.
Langkah-langkah ini bertentangan dengan upaya kelompok itu untuk tampak lebih toleran, dan malah memicu ketakutan akan kembalinya kebijakan keras pemerintahan Taliban dua dekade lalu, ketika perempuan menghilang dari kehidupan publik.
Beberapa wanita Afghanistan sudah memilih untuk tetap berada di dalam rumah karena kekhawatiran meningkat atas keselamatan mereka, dengan beberapa keluarga membeli burqa ukuran penuh untuk kerabat wanita.






