Kontak dekat terus berlanjut sejak saat itu, dengan koordinasi yang memungkinkan pengaturan saat ini di sekitar bandara.
Rupanya, Taliban masih gengsi jika disebut mulai akrab dengan AS. Taliban masih berupaya menyangkal kedekatan itu, seperti yang dikatakan Habibi Samangani, seorang anggota pemerintahan Taliban di Kabul.
“Hanya karena kami memiliki kesepakatan untuk tidak menyerang Amerika sampai mereka menyelesaikan penarikan mereka, bukan berarti kami bekerja sama dengan mereka atau memberikan keamanan bagi mereka,” katanya.
Ia juga menepis tuduhan ‘akrab’ di bandara. “Di bandara, mereka ada di satu bagian, kami di bagian lain,” katanya.
Upaya evakuasi yang dipimpin AS sangat bergantung pada dukungan Taliban, maka AS dan pejabat serta aktivis Barat lainnya memohon kepada para pemimpin Taliban untuk membuka penjagaan rahasia melalui Kabul sehingga konvoi bus dapat membawa warga Afghanistan ke bandara.






