Intelijen AS : Kunjungan Biden ke Korsel Mungkin Disambut Uji Nuklir Korut, Begini Katanya

Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill
Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden. (Elizabeth Frantz/Ruters/Antara)

JAKARTA — Intelijen AS menunjukkan kemungkinan ada uji coba nuklir Korea Utara (Korut), atau uji coba rudal jarak jauh, atau keduanya, sebelum, selama, atau setelah perjalanan Presiden Joe Biden ke Korea Selatan (Korsel) dan Jepang, mulai minggu ini. Pernyataan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan itu dikemukakan pada Rabu (18/5) di Gedung Putih seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, Biden tidak akan mengunjungi zona demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korut dan Korsel selama kunjungannya ke Korsel yang dimulai pada Jumat (20/5), setelah pekan lalu mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan perjalanan semacam itu.

”Intelijen kami memperlihatkan kemungkinan bahwa akan ada uji coba rudal lebih lanjut, termasuk uji coba rudal jarak jauh, atau uji coba nuklir, atau keduanya, pada hari-hari menjelang, pada, atau setelah perjalanan presiden ke wilayah tersebut,” kata Sullivan dalam pengarahan di Gedung Putih.

”Kami sedang mempersiapkan segala kemungkinan,” tambah dia.

Sullivan mengatakan, Amerika Serikat berkoordinasi erat dengan Korsel dan Jepang. Dia juga telah membahas Korut dengan rekannya dari Tiongkok Yang Jiechi dalam panggilan telepon pada Rabu (18/5). Perjalanan Biden pada 20–24 Mei akan menjadi yang pertama ke Asia sebagai Presiden AS.

Perjalanan itu akan mencakup pertemuan puncak pertamanya dengan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol, yang mulai menjabat pada 10 Mei dan telah bersumpah akan bertindak lebih keras terhadap provokasi Korut.

Sullivan mengatakan, Amerika Serikat siap untuk melakukan penyesuaian jangka pendek dan jangka panjang terhadap postur militernya seperlunya. ”Untuk memastikan bahwa kami memberikan pertahanan dan kekuatan kepada sekutu kami di kawasan itu dan bahwa kami menanggapi setiap provokasi Korut,” ucap Sullivan.

Sebelumnya, para pejabat AS dan Korsel mengatakan, Korut tampaknya bersiap untuk menguji rudal balistik antarbenua (ICBM) menjelang perjalanan Biden ke Korsel. Bahkan, ketika negara itu memerangi wabah besar Covid-19.

Wakil Penasihat Keamanan Nasional Korsel Kim Tae-hyo mengatakan, tes semacam itu tampaknya sudah dekat. Seorang pejabat AS mengatakan itu bisa terjadi pada Kamis (19/5) atau Jumat (20/5).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.