JAKARTA — Perdana Menteri Tunisia Hichem Mechichi telah memecat Menteri Kesehatan Faouzi Mehdi di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di negara Afrika Utara tersebut. Kantor perdana menteri mengumumkan pemecatan Mehdi dalam sebuah pernyataan singkat pada Selasa (20/7), tanpa memberikan alasan lebih lanjut.
Namun dari laporan Al Arabiya, Mehdi disebut telah memprakarsai pembukaan sementara stasiun vaksinasi untuk semua warga Tunisia berusia di atas 18 tahun yang menciptakan kerumunan.
Akibatnya, Kementerian Kesehatan membatasi akses vaksinasi, menjadi khusus bagi mereka berusia di atas 40 tahun untuk menghindari kerumunan. Awal bulan ini, Kementerian Kesehatan menyebut sistem kesehatan Tunisia telah runtuh karena pandemi.
Jurubicara Kementerian Kesehatan Nissaf Ben Alya pada 8 Juli mengatakan sistem kesehatan Tunisia dilanda bencana. Beberapa jenazah korban Covid telah dibiarkan terbaring di kamar yang bersebelahan dengan pasien lain hingga 24 jam, karena tidak ada cukup staf untuk mengatur pemindahan mereka ke kamar mayat.






